Pengertian Digital
Marketing dalam perspektif seorang pengusaha atau pebisnis lebih kepada sistem
pemasaran dengan menggunakan media internet. Sudah pasti, di dalamnya termasuk
mobile phone hingga beberapa situs jejaring sosial lainnya. Hanya saja, agar
teknik ini lebih mengena kepada sasaran, sepertinya teknik promosi lebih
dikesampingkan dan mengutamakan komunikasi. Menjalin hubungan secara personal
dengan konsumen dengan cara mendengar keluhan atau saran akan membuat pelanggan
lebih merasa dihargai. Yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah terhadap
perkembangan bisnis terutama brand perusahaan. Terlihat sederhana namun sulit
untuk diaplikasikan terlebih bagi mereka yang kurang memahami akan pengertian
digital marketing sebenarnya.
Lalu, kalau hanya
menjalin diskusi dengan pelanggan, bagaimana dengan promosi yang menjadi tujuan
akhir dari metode ini? Sederhana, dengan keakraban yang terjalin dengan cara
membantu atau memberikan solusi, perlahan namun pasti produk atau jasa yang
ditawarkan seperti bukan sedang promosi. Konsumen pun tidak menyadari kalau
perusahaan tersebut melakukan penawaran yang dilakukan secara tersembunyi.
Nah, pengertian digital marketing yang saat ini digunakan oleh sebagian besar pemilik satu bisnis
biasanya berkebalikan. Lebih mengutamakan promosi dengan menggunakan jalur
“keras” atau istilah kerennya “hard selling” dibandingkan dengan penjualan
secara halus. Tidak sedikit yang merasa dengan hanya memiliki beberapa akun di
berbagai situs jejaring sosial atau social media, maka persoalan selesai.
No comments:
Post a Comment